Mentari tak pernah segan menampakkan diri, menerobos memberikan keindahan pada pagi hari. Selalu begitu hingga sampai pada perintah untuk berhenti. Haruskan kita berdiam diri termakan oleh jarum jam yang terus bergerak tak mau peduli, melihat dan memperhatikan kehidupan yang tak pernah masuk dalam kategori meminta bahkan mengadu.
Kita lebih dari semua makhluk hidup, bahkan sekalipun malaikat. Kita masih ingat ketika malaikat memberi hormat kepada adam karena dengan cakapnya dia mengungkapkan apa yang ada di langit dan di bumi. Kita juga tidak melupakan setan yang seolah jijik melihat adam karena kedengkiannya, karena keiriannya kepada adam hingga dia mesti merelakan surga yang penuh dengan air kesejukan.Seperti malaikat, sesungguhnya kita bisa terlena dan tergilas roda kehidupan. Ngak apalah setiap kali kita berdikir dan berdo'a tampa meninggalkan usaha kita di dunia. Karena sesungguhnya dunia penghantar kita menuju pada kebahagian akhirat kelak. Sebaliknya seperti setan, janganlah pernah ada dalam benak kita. karena tingkah lakunya akan menindas dan menelantarkan kita di dunia dan akhirat.
Motivasi timbul dalam diri kita, dia selalu brontak bahkan menginginkan kenyataan yang harus ada dalam diri kita. Ngak apalah sedikit motivasi pingin tahu akan menjadikan diri kita mensyukuri terhadap kemampuan yang ada dalam diri. Begitu juga segunung motivasi hidup akan menjadikan kita orang yang selalu tunduk dan patuh terhadap kenyataan yang berada dalam pandangan kita.
Bersyukurlah kita yang mempunyai motivasi hidup, hingga kita tergerak untuk mencari dan menanti kebahagiaan bersemayan dalam kalbu kita hingga akhir hayat menjemput.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar